Rabu, 21 Agustus 2013 | 17:25 WIB
Penganut Syiah, Ahmadiyah, NU, dan agama lainnya hidup berdampingan dengan damai di Wonosobo.
Rabu, 21 Agustus 2013 | 17:24 WIB
Sebuah pemandangan yang semakin langka dijumpai di Tanah Air.
Rabu, 21 Agustus 2013 | 14:24 WIB
Sekolah Perempuan Mosintuwu yang didirikan Lian Gogali tak hanya merekatkan hubungan Muslim-Kristen di Poso. Tapi juga menanamkan kesadaran gender.
Rabu, 21 Agustus 2013 | 14:21 WIB
Pengusiran terhadap penganut Syiah seperti terjadi di Sampang, Jawa Timur, atau terhadap pengikut Ahmadiyah tak bakal terjadi di Wonosobo.
Rabu, 21 Agustus 2013 | 06:43 WIB
Ketegangan berangsur cair dan mereka saling memahami keyakinan masing-masing.
Rabu, 21 Agustus 2013 | 06:33 WIB
Mimpinya adalah, Kabupaten Poso bisa memproduksi cokelat sendiri.
Rabu, 21 Agustus 2013 | 06:20 WIB
Trauma perempuan ini belum sembuh saat menghadiri pembukaan Sekolah Kristen di Kelurahan Bukit Bambu, Kecamatan Poso Kota Selatan pada 2009.
Selasa, 20 Agustus 2013 | 22:06 WIB
Di pesantrennya, Subki menekankan pentingnya agama, budaya dan bangsa.
Selasa, 20 Agustus 2013 | 22:04 WIB
Meski dicap nyeleneh dan pernah diadili ulama, Subki Sasaki tetap lantang menyeru pluralisme dan toleransi.
Selasa, 20 Agustus 2013 | 22:02 WIB
Subki Sasaki konsisten membela keragaman dan menyokong minoritas.